PERBANDINGAN PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN MELALUI METODE FASIL DAN SIMULATION GAME

Main Article Content

Puspa Sari
Ari Indra Susanti
Sri Astuti
Merry Wijaya
Eka Noyan Nur Annisa

Abstract

Permasalahan masalah kesehatan reproduksi, diantaranya usia perkawinan pertama di bawah usia 20 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengetahuan remaja mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) melalui metode fasil dan simulation game di salah satu SMP di wilayah Jatinangor. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental dalam bentuk pretest-posttest design yang dilakukan pada tanggal 2 Agustus 2016. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas IX SMP Negeri 1 Jatinangor yang berusia 13-15 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan jumlah sampel 20 responden dengan metode fasil (kelompok kontrol) dan 20 responden dengan metode simulation game (kelompok eksperimen). Metode pendidikan kesehatan dengan metode fasil dan simulation game dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengenai PUP dengan metode fasil maupun metode simulation game (p>0,05). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pengetahuan remaja mengenai PUP setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode fasil dan simulation game (p>0,05). 

Article Details

How to Cite
Puspa Sari, P. S., Susanti, A. I., Astuti, S., Wijaya, M., & Annisa, E. N. N. (2019). PERBANDINGAN PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN MELALUI METODE FASIL DAN SIMULATION GAME . SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery, 3(2), 12-19. Retrieved from https://journal-aipkind.or.id/index.php/seajom/article/view/9
Section
Articles